Part 44

1339 Kata

"Mom!" ucap Advaya kaget. "Mom, what happend with you?" tanya Advaya khawatir. "Why are you crying?" tanya Advaya lagi. "Jika dalam waktu satu jam Lia tak ada di hadapanku maka akan kupastikan kau tak akan bisa mendengar suara ibumu lagi!" Suara seorang pria dengan intonasi tegas dan dingin. Advaya membulatkan matanya. "AGRI!" kaget Advaya. Tit Tit Tit Sambungan telepon diputuskan secara sepihak dari seberang. "Tidak! Agri kau apakan ibuku?" teriak Advaya membahana di dalam rumah itu. "Agri!" teriak Advaya lagi. Namun tak ada jawaban dari seberang. Brak Advaya membuang gagang telepon ke sembarang arah. "Sialan!" umpat Advaya. "Arrgghhh..." teriak Advaya lagi. .................... "I suggest for you aunty prepared your self, if your son is not come here and he doesn't give

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN