Pengalaman itu mahal harganya, satu tahun penuh kerja tanpa gaji

364 Kata
Pulau Dewata Bali, tempat yang sangat indah dan pengalaman yang sangat berharga. Maksud hati mau mencari uang untuk kuliah tapi keadaan membawa aku ke sebuah panti asuhan. Katanya kalau di situ saya bisa mendapat seponsor untuk kuliah saya. Saya mencoba mengikuti alur saja, sata di gembleng oleh seorang penginjil militan, sering kali saya di bawa keluar masuk antara desa dan kota untuk menjangkau jemaat yang berada di tempat terpencil. Dalam perjalanan seringkali kehujanan setelah itu masuk ke desa lain dalam keadaan panas, hingga baju di badan kering sendiri. Setiap malam saya mengajar anak-anak belajar, kasi mandi mereka, pokoknya jadi pengasuh anak-anak. Saya mendapati anak- anak di sana brutal-brutal, mereka suka ngerjain saya,sering kali mereka buat saya sakit hati. Setiap pagi kami para staf membuat makan bagi semua orang yang ada di panti tersebut. Saya juga harus mencuci, setrika pakaian pimpinan pangi. Saya menghitung hari-hari saya, kira - kira kapan ya saya bisa keluar dari tempat tersebut,rasanya saya sudah tidak betah, tetapi janji mau di Carikan seponsor tidak kunjung saya dengar. Kebutuhan saya seperti perlengkapan mandi,kebutuhan wanita lainnya sama sekali tidak disediakan . Saya sering menangis dalam doa saya, saya tidak tahu harus cerita ke siapa,mengadu ke siapa, saya bingung,saya seperti tidak punya teman. Yang ada tuntutan dan tuntutan,kewajiban dan kewajiban. Selama satu tahun penuh saya tidak pernah di gaji, saya tidak pernah di kasi uang. Saya sangat merindukan orang tua, sangat merindukan kampung halaman tetapi tidak berdaya karena biaya tidak ada. Bulan Juni tiba, dan tiba harinya saya di kirim menuju ke tempat perkuliahan saya, saya sendiri naik kapal tiga hari 2 malam, itu sangat melelahkan hampir sepanjang perjalanan saya mabuk berat, lemas dan tidak berdaya, untunglah orang-orang di sekitarku waktu itu sangat baik dan sangat menolong ku. Aku di bekali uang sangat minim, tapi tidak jadi soal yang penting aku sudah keluar dari panti. Dalam bayangan Ku, mimpi -mimpi yang indah,bayangan dan harapan yang penuh sukacita ketika menjalani perkuliahan ku nanti. Sangat bangga sangat senang, sangat bersuka cita. Saya menghayalkan banyak hal selama saya kuliah, ketemu teman baru, belajar bersama dosen- dosen hebat, pelayanan bersama, menjangkau banyak jiwa, dan menjadi orang berguna, ah itu sangat mengagumkan dan menyenangkan,saya jadi melambung tinggi angan- angan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN