Rasa sakit jasmani membuat rohani ikut ku ikut rapuh

329 Kata
Hari - hari ku di asrama, jujur sampai sekarang saya kurang merasakan manisnya bersosialisasi dengan teman-teman dan dosen-dosen di kampus. Teman - teman sibuk dengan urusan kuliah, jalan-jalan dan mempercantik diri, sedangkan saya setiap hari harus bergulat antara kuliah dan pekerjaan, tidak ada nongkrong - nongkrong cantik seperti yang lain. Aku kelelahan, aku kurang minum setiap hari, Karena air minum filter di asrama kurang baik sehingga sering leher gatal di buatnya,makanya saya jarang minum, itu membuat saya dehidrasi dan sering sariawan. Ketidak seimbangan antara kesibukan dan istirahat membuat saya sering Kena panas dalam. Panas dalam yang hebat yang mengakibatkan kelopak mata sangat gatal dan dalam hitungan dua(2) hari mata kelopak mata saya menjadi bernanah, awalnya saya sangat takut kalau saya menjadi buta karenanya, maka saya minta antar ke dokter dan melakukan operasi. Rasanya sangat menyakitkan, karena uang untuk operasi saya harus pinjam dari teman-teman saya, saya tidak punya uang sama sekali. Jangankan untuk biaya operasi untuk beli buku saja saya tidak ada uang waktu itu, hatiku sedih sekali, mau menangis aku tahan Karena takut basah bekas operasi saya. Saya terpaksa minta kiriman dari kakak saya yang di Jawa, ketika saya telpon kakak saya betapa terkejut nya aku ketika kakakku memberi kabar bahwa ayahku juga habis di operasi tulangnya Karena habis jatuh dari pohon setinggi dua belas (12) meter. Karena aku sakit makanya kadang saya tidak datang kerja di rumah dosen, itu membuat dosen saya marah dan bermaksud menghentikan biaya kuliah saya,saya menjadi dilema. waktu itu baru semester dua( 2 ), saya bingung antara mau lanjut atau berhenti, oh Tuhan saya harus bagaimana, saya sangat down, tidak ada teman curhat, semua pada sibuk dengan urusan masing - masing. Kalau lanjut sepertinya saya sudah tidak sanggup tenaga saya, kalau berhenti saya harus menanggung malu karena sudah bertekad mau lanjut sekolah theologi. Akhirnya saya bertekad untuk lanjut,apapun yang terjadi, meskipun saya harus menangis darah dan mandi air mata,saya percaya kalau Tuhan membawa saya ke tempat ini pasti Tuhan akan menolong saya selanjutnya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN