Usai Perceraian (TAMAT)

1392 Kata

"Ma, Cinta berangkat dulu, ya." Cinta mencium punggung tanganku, kemudian melambaikan tangan. Dia naik ojek ke sekolah. Hari ini, Cinta ujian sekolah. Dia sudah lumayan sibuk. Aku menyapu halaman depan, sesekali memperhatikan rumah tetangga yang baru saja pindah. Ya. Ini sudah tujuh bulan setelah aku dan Mas Seno bercerai. "Eh, Ibu gak ke toko?" Bi Asih tiba-tiba muncul di sebelahku, membuatku sedikit kaget. "Habis ini langsung ke toko, Bi." Setelah selesai menyapu, aku bersiap-siap ke toko. Toko kueku berkembang pesat. Sekarang, kehidupanku terjamin. Aku tidak tahu soal nasib Mas Seno, setelah kami bercerai. Mama Mas Seno pun tidak tahu keberadaannya dimana. "Mbak, pesan bolu gulung satu, ya." Ah, rezeki pertama. Aku mengangkat wajah, menatap pembeli pertamaku hari ini.

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN