Bab 37

1120 Kata

“Raga.” Retno masuk ke ruang kerja putranya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Ia langsung menuju sofa panjang, dan duduk di sana tanpa melepas pandangan pada Raga, yang sudah berkutat di depan laptop sejak makan malam selesai. “Kenapa sampai sekarang kamu belum juga ceraikan Lintang.” “Mama sudah tahu jawabannya.” Raga menutup laptop, lalu beranjak untuk menghampiri Retno dan duduk di sisi yang berlainan dengan sang mama. “Aku yakin dia masih di Jakarta, dan nggak pergi keluar kota seperti yang Mama bilang waktu itu.” “Mama cuma bilang, apa yang Lintang omongkan waktu itu,” sahut Retno tidak ingin Raga salah paham. “Dia bilang mau pergi dari Jakarta.” “Pengacaranya sempat kelepasan ngomong waktu itu,” terang Raga. “Dia bilang mau ketemu Lintang dulu dan bicarakan semuanya. Tapi, sep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN