Ara menatap lurus kearah pantai dari tengah jembatan yang menjorok kearah laut, kedua tangannya bertumpu pada pagar pembatas sementara netranya menatap pemandangan yang sangat indah didepannya, langit biru tanpa cela, laut jernih yang mendeburkan ombak ringan, pasir yang juga sangat bersih. Pemandangan lain adalah pemandangan mereka yang sedang bersuka cita dengan keluarganya masing-masing. Ingatannya kembali pada kejadian semalam, saat ia hendak keluar dari hotel untuk menemui Alvin. Ayahnya yang entah dari mana datang dan memberi kabar yang sangat mengejutkan. Ayahnya bilang, akan memulai hidupnya yang baru. Dia juga bilang bahwa, ia harus membuka lembaran baru. Satu hal yang paling mengejutkan dari Ayahnya semalam. Dia bilang, akan pergi dan ia harus menjaga ibunya untuk sem

