"Ara hanya ingin menenangkan diri Damian. Dia bilang dia ingin sendiri dulu." Kali ini Elvira mendudukan dirinya disamping Damian. "Sebenarnya ada apa?." "Ara tak cerita apapun?." Elvira menggelengkan kepalanya. "Dia tak mengatakan apapun." Damian menarik nafas panjang. "Tadi Ara merengek ingin tau tentang Mama-nya. Saat aku bilang Mama-nya adalah Kyra, dia langsung menangis dan meminta pulang. Aku... Bingung... Padahal aku lihat mereka sudah cukup akrab." Elvira kali ini menghembuskan nafas. Ia tak menyangka bahwa dugaannya itu benar. Ara pasti sangat terkejut. Dia seperti ini benar-benar karena kekecewaan yang ia rasakan. "Bibi.... Ayo." Elvira berbalik kearah Ara kemudian tersenyum. Setelah itu ia menatap Damian. "Aku akan segera mengabarimu jika keadaan membaik.

