36. Sabar Ada Batas

1635 Kata

Semakin hari Relix merasa kalau ia dan Syafira semakin menjauh, pria itu sedikit merasa kesepian ketika pulang dan tidak mendapati istrinya di sana. Syafira begitu sibuk dengan pekerjaannya sehingga sering sekali lembur, kesibukan wanita itu bahkan lebih besar dari kesibukan Relix. Relix memiliki Maura dan Listya yang akan membantunya dalam urusan pekerjaan, sehingga dirinya tak terlalu sibuk dalam pekerjaannya. Niat hati agar tak terlalu sibuk dan bisa menikmati waktu bersama sang istri, tetapi hal itu hanyalah niat. Nyatanya bukan dirinya yang terlalu sibuk, melainkan istrinya. Acapkali ia menegur lembut Syafira, istrinya itu merasa sangat sensitif dan tersinggungan dengan perkataannya. Kerap kali mereka bertengkar karena masalah itu, Relix berusaha sabar dan mengalah karena ia pikir um

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN