Samar-samar Rheiny mendengar suara air berhenti dan tak terdengar lagi. Sesaat kemudian suara pintu terbuka juga dapat Rheiny dengar. Semakin lama, tempo hati Rheiny semakin menari-nari. Membuatnya semakin gugup. Rheiny menutup matanya dan berpura-pura tidur. Lebih baik seperti itu, menurut pemikiran Rheiny. Aland naik ke atas ranjang dan berada tepat di belakang Rheiny. Wanita itu dapat merasakannya, hembusan napas dan suhu tubuh Pria yang sudah sah menjadi suaminya itu. "Good night, Baby!" Aland mengucapkan selamat tidur pada Rheiny dan mengecup belakang kepalanya. Aland kemudian berbaring di samping Rheiny sambil memeluknya. Dia merasa senang dan bahagia. Senyum merekah tak lepas dari wajah Aland. Akhirnya dia dan Rheiny bersama dalam sebuah ikatan. Wanita itu kini hanya miliknya

