Bab 23 - Kemarahan Aland

1266 Kata

Sebuah jari mengusap lembut pipi mulus nan putih, yang empunya sendiri sedang tertidur begitu lelap. Aland, pria itu merasa senang karena dapat melihat wajah Rheiny yang sedang tertidur. Bahkan wanita itu berbaring di atas ranjang milik Aland. "Cantik..," gumam Aland sambil memandangi wajah Rheiny. "Entah orang itu tidak waras atau dia memang bodoh, melepaskan wanita sepertimu hanya untuk sesuatu yang tidak berharga," Aland masih terus berbicara di samping Rheiny. Meskipun dia tahu pasti bahwa wanita itu tidak akan memberi respon atas perkataannya. "Tapi aku bersyukur. Karena hal itu, aku jadi bisa mendapatkanmu dan membuatmu menjadi wanitaku! Aku janji, Rheiny Sayang. Aku akan memperlakukanmu dengan sangat baik. Membuatmu menjadi wanita paling bahagia, sampai kamu lupa, bahwa kamu per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN