"Al, anterin gue pulang." Alvaro menatap dalam diam Pelangi yang berdiri dihadapannya, wajah sendu perempuan itu tak pernah bisa disembunyikan. Bagaimana mungkin, wajah ceria yang selalu berwarna itu kini hanya diam dengan kesenduan yang terlihat jelas. Bukannya langsung menjawab, Alvaro malah menarik lengan Pelangi pergi. Pelangi pikir, Alvaro akan langsung membawanya pergi pulang. Tapi, dia salah. Ternyata lelaki itu malah membawanya ke tempat di sekolah yang baru kali ini dipijaknya. Cekalan tangan Alvaro di lengan Pelangi perlahan terlepas dan saat itu pula perempuan itu berjalan pelan menyaksikan pemandangan indah dari tempat yang baru diketahuinya. Dia tahu, ada rooftop disekolah. Namun, dia tak pernah ada niatan untuk datang ke tempat ini karena untuk apa. Tapi, saat melihat k

