Dia meringis saat membuka mata dan mencoba beranjak bangun, namun kepalanya malah berdenyut tak karuan. Akhirnya, dia kembali menjatuhkan tubuhnya diatas kasur. Masih ingat jelas ingatannya semalam, bagaimana marahnya bunda melihat kedatangannya. Flashback on ~~ Pelangi turun dari mobil Alvaro, mengeratkan jaket milik lelaki itu yang membungkus tubuhnya yang sedikit basah. Tubuhnya masih kedinginan, namun sedikit terbantu dengan jaket lelaki itu. "Al, sekali lagi makasih ya. Gue gak tau kalau gak ada Lo, gimana jadinya." Ucap Pelangi sendu, pikiran buruknya malah berkelana memikirkan kemungkinan buruk apa yang bisa terjadi jika Alvaro tak datang tadi. Alvaro mengangguk. "Gue akan selalu ada buat Lo, Pe. Mending sekarang Lo masuk, bersihin dan angetin badan Lo. Gue gak mau Lo sakit n

