Jhon merasa dugaannya benar lagi. Kalau terlalu sering, bisa membuatnya sombong juga. Jhon berusaha tenang kemudian tersenyum. "Kenapa kau suka padaku?" "Aku melihat kau adalah pria penuh dengan kharisma dan mampu melindungi wanita," jawab Quin mengejutkan. "Wah, aku tersanjung sekali! terima kasih atas penilaian itu. Salahnya pekerjaanku memang menuntut untuk melindungi banyak orang, jadi bukan sekadar seorang wanita saja." Jhon membalasnya dengan nada lemah lembut. "Aku tahu kau pasti kesal mendengar wanita yang duduk di sampingmu saat ini telah terlihat berdusta." Quin sadar akan kejadian yang dilihat Jhon tadi. Jhon mengangguk. "Ya, aku sedikit tidak yakin kalau kau menyukaiku. Bisa jadi kau kagum. Karena kagum dan suka itu beda. Kau mengagumi seseorang, pasti akan membuat keadaan

