Tidak lama kemudian, Carla benar-benar tidur. Dareen sampai menggeleng heran dengan gadis itu, dalam keadaan seperti itu malah tidur tanpa merasa bersalah. “Dasar, bocah!’ gumamnya, lalu Dareen duduk di pinggir ranjang sembari menikmati wajah cantik gadis itu. Setelah beberapa menit tidak ada reaksi yang mencurigakan dari gadis itu, akhirnya Dareen mengambil makanan dan segera memakannya, dia butuh energ untuk memulihkan tenaganya. “Tuan,” panggil Bagas saat dia tengah menikmati makanan itu. “Ini bukan makanan seperti kemarin ‘kan?” tanya Dareen seraya menghentikan makannya. “Bukan, Tuan. Itu tadi yang buat orang dapur,” jawabnya polos. “Berarti yang punya niat jahat di sini, kamu, ya,” tanya Dareen dengan wajah serius. “Bukan begitu, Tuan, tapi ….” “Saya hanya becanda. Saya yakin

