“Apa maksud anda, Tuan Damian!” Sabrina mulai panik dengan alibi yang dipakai Damian. Dia juga bingung siapa yang benar, tapi informasi yang didapat Nathan masih membuatnya meyakini bahwa putranya tidak mungkin melakukan fitnah. Nathan terlalu polos untuk bisa melakukan hal itu. “Carla, apa kamu tahu siapa sebenarnya mereka?” tanya Damian pada Carla sembari tersenyum sinis melirik ketiga orang yang ada di depannya. Carla tidak bisa memutuskan apa-apa, sejak awal dia merasa asing pada semuanya. Dia juga tidak tahu siapa mereka sebenarnya, hanya bukti-bukti yang mereka tunjukkan pada Carla. Semakin dia berpikir semak terasa sakit kepalanya. “Carla itu hilang ingatan, mana mungkin dia ingat kami. Saya yakin Carla juga tidak ingat Anda, Tuan Damian.” “Maaf. Kesaksian kami suda

