Dareen masih mengamati perdebatan itu dari layar laptopnya yang terhubung dengan kamera cctv. Dareen masih mencari bukti tentang mereka, karena sebenarnya keberadaan mereka membuat kehidupan Carla semakin rumit. Damian tersenyum sinis melihat mereka bertiga, dia sudah muak dengan kehadiran mereka. Seharusnya dia lebih tenang bersama Carla tanpa para benalu itu. “Tuan Nathan, seharusnya anda itu bekerja, bukan menjadi benalu. Atau anda memang butuh pekerjaan sampai sibuk mencari tahu tentang saya?” Damian berkata sinis pada Nathan lalu duduk di sofa single agak jauh dari keluarga benalu itu. “O, iya. Di kantor saya butuh cleaning service, apa anda mau?” ejek Damian . “Tuan Damian, saya sudah terlalu sabar untuk tidak mengungkapkan kartu anda. Karena anda terlalu menghina say

