Jebakan

1974 Kata

Carla dan Dareen menghapiri Mira yang tengah berteriak histeris. Maya memegangi tangan Mira yang terus saja memberontak. Sedangkan dua perawat itu masih berdiri dan bersiap jika Mira melakukan hal yang membahayakan diri. “Mira, kamu yang tenang, kami hanya membantumu,” ujar Maya dengan wajah khawatir. “Aku tidak mau, kenapa kalian memaksaku!” Mira berteriak histeris, mereka yakin kalau Mira memang mengalami kekerasan. “Mira, kami akan bersamamu, kamu yang tenang, ya.” Maya berusaha menenangkan Mira. “Ya, Tuan Samuel memang melecehkanku di sana!” teriak Mira histeris sambil menunjuk ruang penyelidikan. “Hanya karena aku akan mengatakan pada Nona Carla soal Nyonya Sabrina. Dia telah menodaiku.” Mira menangis tergugu, tubuhnya luruh dengan air mata yang terus menganak. Mendengar pengak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN