ASTERIA: The Seven Continents — Sinopsis
Di dunia bernama Asteria, kekuatan tidak pernah memiliki satu bentuk yang pasti.
Ia bukan sekadar Mana yang mengalir dalam darah,
bukan pula sihir yang tercatat dalam kitab kuno.
Kekuatan adalah pilihan—
yang diambil dalam sepersekian detik,
di antara hidup… dan kehancuran.
Enam benua membagi dunia.
Enam ras berdiri di puncak masing-masing takdirnya.
Manusia, dengan ambisi yang tak pernah padam.
Iblis, yang mengikat segalanya dengan kontrak dan konsekuensi.
Dwarf, yang menempa kekuatan dari waktu dan kesabaran.
Elf, penjaga keseimbangan yang hidup melampaui sejarah.
Monster, yang berevolusi melalui kekerasan tanpa akhir.
Dan demi-human, yang bertahan di antara semuanya.
Mereka berbeda.
Mereka bertentangan.
Namun dunia tetap berdiri—
karena sebuah keseimbangan yang ada.
Di setiap benua… ada satu nama.
Satu sosok yang melampaui batas rasnya.
Pahlawan.
Mereka adalah simbol kekuatan tertinggi,
legenda hidup yang mampu mengubah jalannya peperangan,
bahkan sebelum pertempuran itu dimulai.
Ketika mereka bergerak—
sejarah ikut berubah.
Namun para pahlawan bukan satu-satunya yang memegang kendali.
Di balik mereka, berdiri para penguasa.
Raja dan ratu yang tidak selalu terkuat,
namun ada juga yang lebih kuat dari pahlawan itu sendiri, mereka cukup bijak… atau cukup kejam…
dan semua itu untuk menjaga dunia tetap seimbang.
Perang besar tidak selalu dimenangkan di medan tempur.
Terkadang, ia berakhir… sebelum sempat dimulai.
Dan selama berabad-abad—
semuanya berjalan… sebagaimana mestinya.
Sampai sebuah kebenaran mulai muncul ke permukaan.
Sesuatu yang seharusnya tetap dilupakan.
Ada satu benua…
yang tidak pernah tercatat dalam peta mana pun.
Bukan karena tidak ada.
Tetapi karena dunia… memilih untuk melupakannya.
Tempat di mana hukum tidak berlaku.
Tempat di mana ras kehilangan maknanya.
Tempat di mana yang bertahan… bukan yang terkuat,
melainkan yang paling kejam.
Dan sekarang—
sesuatu dari sana… mulai bergerak.
Ketika bayangan masa lalu bangkit kembali,
ketika keseimbangan mulai retak,
dan ketika para pahlawan yang tak tergoyahkan mulai diuji—
dunia akan dipaksa menghadapi satu pertanyaan:
Jika tidak ada yang benar-benar terkuat…
maka siapa yang akan bertahan saat segalanya runtuh?
Ini bukan kisah tentang kemenangan.
Ini adalah kisah tentang…
siapa yang tersisa di akhir..