Mobil yang di kendarai Mang Iyan baru saja memasuki pelataran tempat Vathan akan tinggal selama kuliah di Surabaya. Bangunan tiga tingkat yang memiliki banyak kamar menjadi tempat pilihan terbaik bagi Vathan, selain harga sewa kos yang terjangkau. Tempat ini juga memiliki jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari kampus Vathan nanti. Vathan turun terlebih dahulu untuk menemui sang pemilik tempat, setelah menunjukan bukti transaksi yang sudah ia lakukan sebelumnya akhirnya Vathan mendapatkan salah satu kunci kamar. Vathan mendapatkan kamar di lantai dua paling ujung dari sebelah kiri. Lalu ia kembali ke mobil untuk menghampiri kekasih tercintanya. "Sayang mau ikut masuk? Aku udah dapet kunci kamarnya." Tanya Vathan setelah membuka sedikit pintu mobil. "Emang boleh?" "Boleh sayang, tapi j

