Satu bulan setelah Vathan dinyatakan lulus, dan mendapat beasiswa di Surabaya. Laki-laki itu masih belum berhasil mendapatkan ijin dari kekasihnya, untuk melanjutkan kuliah diluar kota. Zelin masih saja bersikeras ingin Vathan tetap kuliah di Jakarta, karena gadis itu tak mau ditinggal dan menjalani hubungan jarak jauh. Namun jika kuliah di Jakarta ia harus membiayai semuanya sendiri, karena sang Ibu sudah mengatakan tidak sanggup untuk membiayai kuliah putra sulungnya. Maya hanya pegawai biasa yang harus mencukupi kebutuhan sehari-hari dirinya dan kedua anaknya. Maka dari itu jika Vathan ingin kuliah harus mengandalkan beasiswa. Zelin sempat meminta pada Abraham untuk membiayai Vathan kuliah di Jakarta, namun Vathan langsung menolaknya. Ia ingin mencapai cita-cita dengan tidak merepotkan

