BAB TIGA PULUH TUJUH

1090 Kata

Tok... Tok... Tok... Terdengar suara ketukan pintu, yang mampu mengagetkan Vathan dan Zelin. Kepanikan sangat terpancar dari wajah keduanya, mereka langsung membetulkan pakaian yang sedikit berantakan karena aksi ciuman mereka dan tangan yang terus saling meraba tubuh pasangannya. "Abang,,," Terdengar suara Livia memanggil dari balik pintu yang masih tertutup rapat. "Iya... Sebentar lagi Abang sama Zelin keluar, makanannya taro aja di meja makan." Ucap Vathan setelah berusaha meredakan rasa gugupnya. Berbeda dengan Vathan, gadis disampingnya masih merasa begitu terkejut. "Oke, Ade ke kamar ya. Ngantuk banget." Jawab Livia masih dari balik pintu "Iya, makasih ya De." "Sama-sama, udah Abang sama Zelin makan siang dulu. Nanti sakit, kalo telat makan siang." "Iyaa." Jawab Vathan Vathan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN