BAB ENAM BELAS

2722 Kata

Dua jam setelah Zelin masuk ke dalam kamarnya, gadis itu saat ini tertidur karena kelelahan setelah menangis cukup lama. Sesekali masih terdengar isakan tangis keluar dari bibir mungilnya, walaupun matanya masih terpejam. Dalam hidup Zelin, ini adalah untuk pertama kalinya ia merasakan sakit hati yang begitu besar. Melihat orang yang sangat ia cintai duduk disebelah gadis lain, orang yang selalu membuatnya nyaman selama ini dan memanjakannya lebih asik berbincang dengan orang lain. Tidur gadis itu terusik saat merasakan ada tangan yang melingkar dipinggangnya, memeluknya dengan erat. Namun ia masih enggan untuk membuka matanya, jika pelukan hangat itu hanya mimpi biarkan ia terus menikmatinya untuk saat ini. Zelin yang sudah ketergantungan dengan kehadiran Vathan tidak bisa memungkiri jik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN