"Ayo!" seru Ray pada Tio yang sedang menyenderkan seluruh tubuhnya di dinding dengan posisi terbalik. Tio segera melompat, menyusul Ray dari belakang. "Ke mana kita siang ini Ray?" tanya Tio sambil merapikan kaosnya yang terlipat naik karena posisinya yang berdiri terbalik di dinding tadi. "Kediaman Noaminaka," jawab Ray, memencet tombol lift untuk turun ke parkiran bawah tanah. Tio mengangguk-- hanya sok tau, dia sebenarnya tidak tau siapa Noaminaka itu, apalagi sampai tau kediamannya. Ray yang akan menunjukkan arah jalannya, jika melihat Ray nampak sibuk, maka Tio akan membuka maps di layar kecil dalam mobil-- sebodoh-bodohnya Tio, dia masih bisa menggunakan maps. Sampai di parkiran, Ray sudah duduk di kursi belakang, Tio memutar arah, duduk di kursi kemudi. Langsung melajukan mobil

