Bab 48 : Cerita Tentang Dram

1487 Kata

Jadilah siang hari saat matahari terik-teriknya Ray kembali makan siang di luar perusahaan, menatap jengkel Najwa yang malah menyeringai melihat tatapan jengkel Ray. "Kau kenapa Ray? Kesal padaku?" tanya Najwa tak mengerti kenapa laki-laki yang duduk di hadapannya ini tiba-tiba bermuka tidak enak dipandang. Ray mengabaikan Najwa, tetap cool sambil membaca buku menu. "Apa alasan kau mengajakku makan siang? Kau sudah tau berita gosip aku kencan dengan wanita lain, apa kau sengaja untuk menimbulkan gosip aku selingkuh?" tanya Ray sinis. Najwa tertawa gelak mendengar pertanyaan itu. "Oh ayolah Ray, pikiranmu buruk sekali padaku. Aku bahkan tidak kepikiran sampai sana. Mulai dari sekarang lebih baik kau buang pikiran burukmu itu Ray." "Jangan menipuku, Na." "Aku sama sekali tidak menipumu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN