Paginya Ray kecil sudah rapi dengan seragam putih dan celana pendek berwarna biru cerah. Tio kecil menyeka matanya, "Kau mau ke mana sepagi ini, Ray?" tanya Tio bingung. "Sekolah," jawab Ray, menghela nafas, dia nampak sekali tidak mau bersekolah. "Eh?! Kau sekolah!?" kaget Tio, langsung duduk di atas kasur. Ray mengernyitkan keningnya melihat Tio yang kaget barusan. "Kenapa kau sampai kaget begitu?! Kau pikir aku hanya main-main saja di luar sana, lalu hidup mewah dengan damai di rumah ini?" Tio menyeringai lebar, memang itu yang ada di pikirannya selama ini tentang Ray. "Tapi Ray, bukanlah seragam sekolah berwarna putih merah?" "Aku bukan sekolah di sekolah milik pemerintah, aku di swasta," jawab Ray datar. Tio mengangguk paham. Yang Tio tau sekolah swasta tetap memakai seragam p

