Chapter 13

1994 Kata

Hatimu hanya milikku Kecipak kolam ikan nila terdengar disela-sela perbincangan teman-teman Zaki. Duduk di antara rekan kerja Zaki, membuat Aisyah sedikit canggung. Gurauan demi gurauan mereka lontarkan kepada Zaki dan Aisyah. Naima duduk berseberangan dengan keduanya. Dari bawah meja tangannya merema-remas tisu, meyalurkan suasana hatinya yang kian tersayat dengan perlakuan Zaki kepada Aisyah. Jelas, kepercayaan tentang pernikahan Zaki masih dia ragukan. "Mas, sebenarnya ini acara apa, sih?" tanya Aisyah pada Zaki. "Teman-teman minta di traktir makan sekalian mereka juga pengen mengenal istri, Mas, yang cantik ini." Tangannya meyentuh dagu Aisyah. "Mas, jangan seperti ini! Malu sama yang lain." "Biarkan saja, mereka juga gak akan melihat ke arah kita. Lagian, kita gak melakukan hal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN