"Oh, jadi gini kalau jemputnya telat?" kata Zaki. "Eh, Mas. Kenalkan, ini Pak Rico yang waktu itu pernah ketemu dan sebelah itu tunangannya, Riana." Zaki masih memasang wajah tidak sukanya. "Ayo, cepetan pulang!" "Iya, sebentar! Aku pamit duluan, ya," katanya pada Rico dan Riana. Dari jarak yang tidak begitu jauh Amel memperhatikan Zaki. "Lho, Ki! Katanya ada perlu di sini? Kok, gak, jadi masuk?" "Gak jadi!" jawabnya ketus. "Siapa dia, Mas?" Zaki hanya diam, tidak ingin menjawab pertanyaan Aisyah. Zaki terus melangkahkan kakinya menuju mobil. Perasaannya masih jengkel pada Aisyah. Amel berusaha mengejar keduanya. Dia penasaran dengan Zaki, apalagi perempuan yang dia gandeng tanganya. "Jangan duduk di depan! Duduk sini sama, Mas! Di tengah!" Aisyah bingung, apalagi di depan dia meli

