Episode 44

1000 Kata

Sherly, datang dengan membawa nampan berisikan minuman,namun sudah tidak ada satu manusia pun di sana. Dia hanya mendengus kesal. "Katanya tadi pada haus, eh giliran dibikinin malah pada ngilang semua" gerutunya. Dia meletakkan kembali nampan di atas meja, lalu menyusul Zeline dan Lula yang sudah di kamar. "Beby, kenapa kau lama sekali baru sampai?" tidak ada zeline, di dalam kamar. Hanya ada Lula. "Zeline, lagi di kamar mandi" jawab Lula. Sherly, ikut duduk di samping Lula yang tengah asyik memainkan ponsel. "Loe lagi chatting sama siapa, la?" "Kepo loe" "Sama bang Candra, ya?" "Bukan urusan loe" Wajahnya tersenyum tipis, lalu meninggalkan Sherly sendiri. "Huh.. sepertinya gue bakal jadi obat nyamuk, menyebalkan" keluhnya dengan wajah cemberut. "Loe kenapa, Sher? kenapa muka loe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN