Malam berlalu dengan begitu saja dan di gantikan pagi yang begitu indah. Nanti pukul satu siang mereka harus ke bandara untuk kembali ke ibu kota dan pagi ini mereka memilih keluar untuk sekedar sarapan. "Oh ya El, emang bener loe pernah pacaran sama b*****t satu ini?" tanya Candra sambil menunjuk kearah Radit. Zeline terdiam, sebelum berucap "Emang kak Radit b*****t?" tanyanya dengan wajah polos. Setau Zeline, Radit orangnya pendiam, tak aneh-aneh, bedanya dengan kakaknya. "Dia bukan hanya b*****t tapi b******n" timpal Liandra lebih mengejek. "Setan loe, ndra" sisi lain yang dia simpan di hadapan Zeline selama ini akhirnya, hari ini dia tunjukkan juga tanpa sengaja. "Kamu tau gak berapa banyak gadis yang sudah dia hamili?" tanya Liandra, yang hanya dapat gelengan dari zeline. "Banyak

