Pukul sebelas siang Liandra baru mengaktifkan ponselnya, karena sedari tadi pria itu sibuk dengan kerjaannya. Bibirnya melengkung membuat sebuah senyuman ketika satu pesan masuk di ponselnya. Bagaimana tidak, pesan itu dari zeline. Tak membalas, Liandra ingin langsung menghubunginya, namun kini ponsel Zeline yang tidak aktif. Tak ada rasa khawatir, Liandra berusaha berpikir positif 'mingkin dia sedang sibuk'. Liandra kembali meletakkan ponselnya di atas meja kerjanya. "Ndra, tar ada pertemuan sama klien" ujar Candra memberitahu, setelah masuk ruangan Liandra tanpa mengetuk pintu. "Loe aja yang temuin, gue ada urusan yang lebih penting" jawab Liandra sembari memainkan pena yang di pegangnya. "Loe mau kemana?" tanya Candra setelah berdiri mengambil minuman yang ada di lemari pendingin. L

