Rencana Bintang

1598 Kata

Pandangan Bintang penuh dengan kebingungan. Ambisi yang selama ini terus membakar jiwa muda, malah menjatuhkannya hingga ke dasar kerak dunia. Bersama langkah tergesa-gesa dan tidak rela, Bintang melupakan segalanya. Bahkan kendaraan pribadi miliknya yang terparkir di luar pagar putih bermotif bunga Tulip, pada halaman luar kediaman Ben. Tubuh mungil Bintang, terus berusaha berdiri tegak di atas high heels setinggi 7 cm, berwarna merah kilap, dan runcing pada bagian depannya. Semakin ia melaju, semakin kotor pula alas kakinya tersebut karena menginjak tanah berlumpur yang sudah di percikkan air sisa siraman bunga dari petugas tata kota. Gerakan itu semakin cepat, seolah ia ingin meninggalkan semua yang berada di belakangnya. Air matanya pun mulai berceceran dan merusak make up di wajah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN