Cinta adalah rintihan panjang yang dikeluhkan oleh lautan perasaan di dalam kasih sayang. Ia bagaikan cucuran air mata kesedihan dari kolam pikiran. Perasaan itu juga seperti senyum ceria pada kebun-kebun bunga yang menawan. Ia bagaikan aurora nyata, tanpa gejala alam dan tak pernah sirna. Bagi Ben, Binar adalah kekasih hati yang telah lama ia nanti. Meskipun selama ini, bersemayam di tempat yang berbeda, namun jodoh akhirnya mempertemukan keduanya. Tidak perduli seberapa keras manusia itu, menipu dunia. Karena jika Tuhan sudah mengatakan bahwa inilah waktunya, maka cinta akan menemukan jalannya. Tubuh muda penuh hasrat, tergeletak dalam posisi tertelungkup. Ben berada di sisi samping punggung Binar dan tangannya begitu erat memeluk perempuan yang sangat ia cintai tersebut. Di bawahny

