bc

Satria Sang Petualang

book_age16+
0
IKUTI
1K
BACA
dark
brave
drama
serious
mystery
campus
small town
musclebear
like
intro-logo
Uraian

Sejak kecil SATRIA selalu mendengar .cerita tentang sebuah tempat misterius bernama LEMBAH ARKATAMA..konon disana tersimpan peninggalan kuno yang mampu mengubah nasib sebuah negeri.banyak orang yang mencoba menemukannya..tetapi tak satupun kembali dengan jawaban yang jelas..

chap-preview
Pratinjau gratis
Satria sang petualang
SATRIA SANG PETUALANG Bab 1: Jalan yang Memanggil Langit senja memancarkan warna keemasan ketika Satria menghentikan motornya di sebuah bukit yang menghadap lembah hijau. Angin berembus lembut menerbangkan ujung jaket kulit hitamnya. Di hadapannya terbentang jalan panjang yang belum pernah ia lalui. Sejak kecil, Satria selalu mendengar cerita tentang sebuah tempat misterius bernama Lembah Arkatama. Konon, di sana tersimpan peninggalan kuno yang mampu mengubah nasib sebuah negeri. Banyak orang mencoba menemukannya, tetapi tak satu pun kembali dengan jawaban yang jelas. Bagi sebagian orang, itu hanyalah legenda. Namun bagi Satria, legenda adalah panggilan. Ia menyalakan mesin motor tua kesayangannya. Suara mesin bergemuruh memecah kesunyian senja. "Jika memang tempat itu ada, aku akan menemukannya," gumamnya. Perjalanan dimulai keesokan pagi. Jalan berliku membawanya melewati hutan, sungai, dan desa-desa terpencil. Penduduk yang ditemuinya memberikan cerita yang berbeda-beda tentang Lembah Arkatama. Ada yang mengatakan tempat itu dijaga makhluk buas. Ada yang percaya bahwa harta karunnya dikutuk. Namun semakin banyak peringatan yang ia dengar, semakin besar rasa penasarannya. Saat matahari mulai tenggelam di hari ketiga perjalanan, Satria tiba di sebuah desa kecil di kaki Pegunungan Naga Hitam. Desa itu tampak sepi. Terlalu sepi. Rumah-rumah tertutup rapat. Tidak ada anak-anak bermain. Tidak ada suara tawa. Hanya suara angin yang berdesir di antara pepohonan. Satria memarkir motornya dan berjalan menuju balai desa. Tiba-tiba— "Jangan masuk ke sana!" Sebuah suara tua terdengar dari belakang. Satria menoleh. Seorang kakek berjubah lusuh berdiri sambil memegang tongkat kayu. "Mengapa?" tanya Satria. Kakek itu menatapnya tajam. "Karena malam ini mereka akan datang." "Mereka siapa?" Belum sempat kakek itu menjawab, suara dentuman keras mengguncang desa. DUARRR! Tanah bergetar. Burung-burung beterbangan dari arah hutan. Lalu terdengar teriakan panik dari kejauhan. "Mereka datang!" Satria langsung berlari menuju sumber suara. Di ujung desa, puluhan pria bertopeng hitam muncul dari balik pepohonan sambil membawa senjata. Mereka membakar rumah-rumah dan menakuti penduduk. Pemimpin mereka bertubuh besar dengan bekas luka panjang di wajahnya. "Keluarkan peta Arkatama!" teriaknya. Penduduk hanya bisa gemetar ketakutan. Satria mengepalkan tangan. Ia tidak bisa tinggal diam. Dengan langkah mantap, ia maju ke tengah jalan. "Kalau ingin peta itu, kalian harus melewatiku dulu." Semua mata tertuju padanya. Pemimpin bertopeng itu tertawa keras. "Anak muda, kau bahkan tidak tahu siapa yang sedang kau hadapi." Satria tersenyum tipis. "Mungkin. Tapi aku tahu satu hal." Ia menarik sarung tangan kulitnya dan bersiap bertarung. "Aku tidak suka melihat orang lemah ditindas." Angin malam berembus kencang. Pertarungan besar pun akan segera dimulai. Dan tanpa disadari Satria, langkahnya malam itu akan membawanya semakin dekat kepada rahasia terbesar Lembah Arkatama.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Putri Haram Konglomerat untuk Tuan Muda Cacat

read
11.0K
bc

Orang Ketiga

read
36.5K
bc

NIKAH??? BOHONGAN???!!!

read
3.0K
bc

Kuliah Malam Bersama Dosen Hot

read
156.1K
bc

Gairah Lama Kembali Membakar

read
1.6K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pilihan Hatimu

read
113.9K
bc

Babysitter Canduku

read
19.8K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook