BAB DUA PULUH SATU

1896 Kata

Sabtu siang di Rumah Sakit Akademik, sang dokter trabas dengan beberapa asisten residen sedang disibukan dengan kegiatan bedah mayat di departemen forensik. Beberapa dokter forensik dari kepolisian turut hadir membantu, sementara sebagian aparat berjaga di luar ruangan. Tubuh tak bernyawa di temukan oleh seorang petani di sebuah sungai pagi itu. Melihat dari kondisi mayat, agaknya orang ini telah meninggal lebih dari tiga hari. Peluh mengucur deras di area pelipis Leon. Sebagai konsultan dan ahli forensik yang ditunjuk oleh instansi kepolisian setempat, dia dituntut untuk bisa memecahkan penyebab Mr.X ini meninggal. Beberapa peralatan kerja kepentingan autopsi tersebar diatas meja bedah. Tanpa terasa kegiatan bedah mayat kali ini telah memakan waktu hampir tiga jam. Leon menganalisis beb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN