William memarkirkan mobilnya disamping konter ia keluar dari sana sambil menenteng tasnya. Indira yang sedang mengobrol tidak sadar dengan kehadiran sang calon suami. ‘’Permisi, mau beli pulsa.’’ Indira menengok dan betapa kagetnya William berdiri didepannya sambil tersenyum tipis. Indira tertawa dan Will melepas kacamatanya dan berkacak pinggang. ‘’Kenapa gak izin?’’ tanya Will pura- pura marah. ‘’Lupa hehe, Abang kesini sama siapa? Kok tau Dira kesini.’’ ‘’Tau dong.’’ William menarik kursi dan duduk didepan konter ia meletakan tasnya diatas meja etalase. ‘’Abang mau ngapain?’’ ‘’Kerja.’’ ‘’Hah? Disini? Ih abang ganggu orang yang beli.’’ Kata Dira dari dalam. William mengeluarkan Ipadnya dan cuek. ‘’Abang…’’ melas Dira. Dira menengok ke ownernya. ‘’Maaf ya.’’ Kata Dira. ‘’

