Bab 20 - Memulai Pencarian

1783 Kata

Pagi berganti siang. Mentari mulai meninggi. Entah sudah berapa jam Galih hanya berdiam diri di seberang jalan pertokoan yang tidak asing baginya. Ya, ia tengah berada persis di seberang jalan gang sempit tempat dimana ia hampir tertangkap polisi malam itu. Saat matanya menatap tempat itu, ia jadi teringat dengan Adhera. Kira-kira, bagaimana kabarnya saat ini, ya? Apa dia masih trauma atau sudah merasa lebih baik? Tapi tunggu dulu. Kenapa Galih pusing-pusing memikirkan itu? Itu bukan urusannya, kan. Adhera mau seperti apa pun juga urusan Galih adalah menuruti permintaan Zoe untuk menyiksanya. Justru bagus kalau Adhera masih trauma. Mungkin Zoe akan memberinya tambahan uang karena kinerjanya yang bagus. Tapi pertama-tama, temukan dia dulu, itu tekad Galih. Galih kembali fokus menatap seki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN