Bab 23

2321 Kata

Ketika datang jodoh padamu, syukuri saja. Karena sejatinya jodoh bukanlah radio yang bisa kau request sesuka hati... Shaka   Shaka melirik ayahnya yang duduk tenang di kursi penumpang samping diirnya. Dia ingin bertanya mengenai perjodohan Rara dengan orang itu yang dia dengar gosipnya adalah putra dari pengusaha terkenal. Hatinya sempat gusar ketika pertama kali tahu hal itu, tetapi bila mau ia bisa saja membanggakan harta milik ayahnya kepada semua orang. Namun bukan itu keinginannya. Dia mau Rara menikmati hasil kerjanya sendiri. Tanpa membawa-bawa kekuasaan dan kekayaan sang ayah. “Kamu kenapa bang?” tegur Imam yang merasa ada masalah dengan Shaka. “Ayah tadi bicara apa sama ayah Adit?” Imam melirik wajah Shaka yang tampak begitu ingin tahu tentang pembicaraan bisnisnya. “Tumben k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN