Alex pov Tok tok tok “hhh… siapa yang datang pukul segini? Media? Tak mungkin… kasusku juga sudah selesai” Mereka menjaminku tak akan lagi di ganggu media atau siapapun itu, asalkan aku tak lagi menghubunginya. Tok tok tok Lagi, terdengar suara pintu rumahku di ketuki dengan sangat tak sabaran sekali. tapi, kalau ku pikir lagi siapa yang akan mencariku malam-malam begini. Karena seingatku tak akan ada lagi orang yang mencariku setelah aku menghilang menenggelamkan diri dalam kesendirian, jauh dari hiruk pikuk kehidupan di luar sana. aku harus bersembunyi dalam sepi sesuai pinta orang tua sang pujaan hati. Apa daya, asalkan dia baik-baik saja dan bahagia, aku rela menjalani hidup seperti ini. Tok tok tok “sebentar!” kemudian aku berjalan untuk membuka pintu. Dan untuk bebe

