…. “Mas… apa kau selalu merindukanku?” Tanyanya padaku, “ehmm… tentu Gadis, meski kau tak ada di sisiku, semua hal tentangmu masih ada denganku…” Malam ini tak sesunyi seperi malam-malam lainnya, rumah ini terasa begitu hangat bahkan tempatku berbaring saat ini dengan tubuh yang ku buat menyamping dan berhadapan dengannya, membuatku serasa sedang terbaring taman surga bisa melihat sosok yang kucinta, ku belai pipi dan ku genggam wajah kecilnya. “apa yang paling kau rindukan dariku?” Bayangnya lebih banyak bertanya dari pada diam malam ini. “aku rindu peluk tubuhmu yang bersuhu 36 derajat celcius, namun terasa lebih hangat dari itu, aku rindu sentuhan manjamu yang menarik perhatianku saat aku sedang bekerja, aku rindu melihatmu tersenyum saat ku bawakan makanan favoritmu, aku sa

