"Bang ayo makan siang dulu" ucap Gendis begitu ia membuka pintu ruangan Wira Melongokkan kepalanya dan melihat ruangannya kosong. "Kemana Bang Wira? Katanya suruh ke sini tadi?!" Gendis mengurungkan diri untuk masuk, ia memilih untuk keluar dan menunggu di bangku yang ada di lorong rumah sakit. Sambil menunggu Wira, Gendis mengeluarkan ponselnya dari saku seingatnya tadi ada pesan dan notifikasi yang muncul. Benar saja ada beberapa pesan dari Rita dan teman-temannya yang lain. Bahkan grup alumninya ikut ramai soal salah satu temannya ada yang akan melangsungkan pernikahan. Gendis hanya tertawa membaca pesan kocak nan menggelitik dari beberapa temannya. Saat akan membuka pesan dari Rita, seseorang duduk di sampingnya. Otomatis Gendis langsung menoleh dan mendapati Wira yang sudah duduk

