Tersesat

2012 Kata

Langit sudah gelap. Matahari tergeser dari tahtanya. Digantikan oleh bulan sabit yang bersinar cantik di atas sana. Aktivitas penduduk juga sudah berkurang. Semuanya beristirahat di tempatnya masing-masing. Hanya kami saja yang masih berputar-putar. Mengelilingi tempat ini meski sudah mencoba keluar. Aku akhirnya menyadari bahwa kemampuan visual-ku amat buruk. Bagaimana bisa aku tersesat hanya dengan berjalan-jalan di pasar. Rasanya seperti tidak mungkin, hanya orang bodoh yang demikian. Namun nyatanya aku dan Arthur kini tersesat tak tau jalan pulang. Kami tidak bisa menemukan titik awal tempat seharusnya kami bertemu. Sungguh bodoh. Arthur juga sama sekali tak membantu. Kemampuan meretas atau apalah itu sama sekali tak seimbang dengan kemampuannya mengingat jalan. Akhirnya kami tampa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN