Disepanjang perjalanan Merry mengatakan jika ia sangat menyesali perbuatannya. Andai saja ia tidak nekat untuk membunuh Ratih, pasti tidak akan ada kejadian seperti ini. Penyesalan yang kian tak berujung. Penyesalan yang tidak bisa mengembalikan sosok anak yang begitu mencintainya. Merry begitu menyesal karena telah dibutakan dendam kepada orang dimasa lalunya hingga tak pernah melihat bentuk pengabdian Vina sebagai seorang anak yang bisa dikatakan begitu menyayangi kedua orang tuanya. Apapun ia lakukan untuk memenuhi kebutuhan orang tuanya, namun apa balasan untuk Vina? Merry hanya mampu membuat anak satu-satunya ini tergeletak hingga tak bernyawa. . Sayang, mami mohon bangun lah. Bangun.. Mari kita rawat anakmu bersama. Mami mau lihat tumbuh kembang cucu mami sayang. Ayo bangun sayang

