Sejak kejadian kemarin, Aldo terlihat sangat murung. Ia begitu membenci wanita ular itu. Bagaimana bisa, ada seorang wanita bak iblis seperti Tika itu. Walau semua orang disekitarnya mengatakan Tika akan mendapatkan hukuman mati. Tapi Aldo meminta jangan, karena masih ada Sutedjo. Orang yang mengharapkan wanita itu. Pahit memang cobaan ini. Tapi Aldo seperti tak mampu berkata saat melihat Laki-Laki Paruh Baya itu ada dihadapannya saat ini. Ada ketakutan, kecemasan dan penyesalan dari setiap kata-kata yang terukir jelas dari mulutnya. . #Flashback On# Wan, kenapa gue gak pernah menang dari lo sih.. "ucap Tedjo . Padahal gue lebih ganteng dari lo tapi Ratih lebih milih lo dari gue.. "ucap Tedjo lagi . Gue lebih hebat, gue lebih dari segala-galanya tapi perusahaan gue? Selalu dibawah

