Mira CS vs Rena

749 Kata
Di Lain tempat Laras selaku sahabat perjuangan selama MOS yang sangat manja mendadak heboh. Ia, Sinta dan Indera segera menghampiri Rena ke UKS. Beberapa saat mereka masuk, Rena pun tersadar karena mendengar deringan ponsel nya bertuliskan nama "Mama". Perlahan ia bangun mengambil ponsel, duduk dan bersandar dengan pelan. Rena bergegas mengangkat panggilan tersebut. . Assalamualaikum, Hallo mah ... "ucap Rena . Hallo nak, mama dengar kamu pingsan ya? Bagaimana keadaanmu sekarang?.. "tanya Dina . Kondisiku baik baik aja mah, mungkin aku hanya sedikit kelelahan. Mamah jangan khawatir ya.. "jawab Rena . Syukurlah, kalo memang tidak fit biar papa jemput. Kebetulan papa baru pulang dinas.. "ucap Dina . Papah pulang mah? Waaaah, kita bakal makan di luar dong weekend ini? Hihi gak sabar ketemu papa. Salamin yaa mahhh, bilang aku baik baik saja.. "jawab Rena antusias . Baiklah kalau begitu, mamah tutup teleponnya yaa. Pulang kami jemput. "ucap Dina . Siap mamdin ( mama dina) cantik.. "jawab Rena tersenyum manis. . Indera kini berada dihadapan Rena, ia dengan jelas melihat wajah pucat yang berubah menjadi bersinar ketika sang bunda meneleponnya. Senyuman Rena sangat membuat darah Indera berdesir hebat. Jantungnya mulai memompa lebih kencang dan ia mulai menormalkan kondisinya sambil mengalihkan pandangannya ke arah pintu keluar. Indera menyukai Rena. Namun ia tidak ingin secepatnya mengambil keputusan. Bisa jadi hanya kagum yang dirasa. Lamunan Indera buyar setelah mendengar percakapan Sinta Laras juga Rena. . Lo udah sembuh Ren?.. "tanya Sinta . Kamu kok bisa pingsan sih Rena? Kamu sakit apa? Udah makan belum? Mau aku beliin makan? Ihh Rena kok gak dijawab sih."tanya Laras . Woiiii yas lu sinting ya, gimana dia mau jawab. Dikasih celah ngomong aja enggak sama lo. Sabar dooong!.. "ucap Sinta kesal . Ih iya iya maaf. huuuuffff.. "jawab Laras . Hihi aku gak sakit apa - apa kok ta. Aku juga baik - baik ajaa yas. Mungkin aku hanya kelelahan saja.. Ehm satu lagi, aku beneran udah sarapan tapi mungkin karna hari pertama Menstruasi jadi yaa gini gak nafsu gitu makannya.. "jawab Rena tersenyum menatap ketiga temannya itu dan seketika bel masuk berbunyi . Hmm ndra, gue kayaknya izin masuk kelas agak telat ya. Mau ganti pembalut dulu..."ucap Rena kepada Indera . Iya ren, nanti gue sampaikan. Btw kita ke kelas duluan ya.."jawab Indera . Okee.. "jawab Rena . Ketika Rena menuju toilet siswa, sepasang matanya bertemu dengan mata Mira. Mira merupakan siswa yang secara terang-terangan menyukai Pak Gurtam bahkan ia pernah masuk BK karena telah mengerjai Bu Riri yang juga menyukai Aldo. Niat Mira ingin mengerjai Rena nanti setelah pulang sekolah namun Tuhan seperti memihaknya sekarang. Rena segera masuk toilet. Mira masih berpura-pura ngobrol di depan wastafel. . Lo tadi liat gak sih muka si cewek murahan itu? Pura-pura pingsan demi di gendong Pak Gurtam?.. "ucap Mira . Hellow, yang ada sakit mata gue. Kalo inget adegan tadi..."jawab Angel . Wanita itu terlalu percaya diri biar dilirik Pak Gurtamnya Mira HAHAHA.. "ucap Selli . HAHA ya gak mungkin banget dong seorang Aldo mau sama bocah ingusan kayak dia. Orang Aldo mau ngelamar gue kok setelah gue lulus bahkan dia udah pernah ketemu bokap nyokap gue.. "jawab Mira . Deg.. Deg.. Deg.. Pak Gurtamnya Mira? Haha ternyata emang bener tuh guru sering modusin muridnya. Kalo dia tau Aldo bilang mau nikah sama gue. Respon tu orang gimana ya? Sial, gue yakin dia tau yang didalam sini adalah orang yang dia maksud. "batin Rena . Yuk ah, cepet kita ke kelas.. "ucap Selli namun mereka tidak benar benar keluar. Mereka telah menunggu Rena di pintu keluar . Cekrek.. . Mira telah bersiap untuk mengangkat kakinya agar Rena tersandung. . Perasaan Rena tidak enak, akhirnya dia pergi sambil membawa gayung. Pasti cewek tadi nunggu gue di luar... "batin Rena . Dan benar saja, sepatu kets yang dipakai Mira sedikit terlihat dalam pandangan Rena. . Haha, lo main - main sama gue ternyata.. "batin Rena . Diambilnya pewarna makanan di sakunya yang memang sedang ada praktek masak hari ini. Membuat cake dan dia beserta kelompoknya ditugaskan membuat Rainbow cake. Rena mengambil pewarna warna merah untuk gayung sebelah kanan dan hijau di sebelah kiri tangannya. Dengan santai ia berjalan pura pura tersandung dan air itu tepat mengenai sasaran. . Mira dan Selli dengan muka rambut serta baju yang penuh dengan warna merah dan Angel yang penuh dengan warna hijau disekujur tubuhnya. . Aduuuh sakiiit.. "ucap Rena Teriak kencang . HAHAHA, muka kalian. Hahaha maaf gue gak sengaja kak. Lagian lo ngapain ada disini sih? .."ucap Rena pura pura tak tahu. .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN