45 Bunyi genderang perang terdengar dari pengeras semua. Sekelompok orang berkostum warna warni, dengan rumbai-rumbai di kedua lengan dan paha, muncul dari pintu kanan. Mereka membentuk formasi di tengah-tengah panggung, dengan Bariq sebagai pimpinannya. Putra tertua Haikal itu membentuk kuda-kuda silat, yang diikuti semua anggota kelompok tersebut. Seruan Bariq menandakan pertunjukan dimulai. Pekikan semua remaja putra dan putri mengiringi gerakan silat mereka yang apik serta bertenaga. Bariq berpindah ke ujung kanan dan posisinya digantikan Arjuna. Remaja berparas blasteran itu menunjukkan gerakan taekwondo sembari sekali-sekali berteriak. Arjuna bergeser ke ujung kiri. Bayazid, Fazluna dan Erlangga maju untuk memperlihatkan jurus wushu nan apik. Hadirin menjerit ketika Bayazid

