SUARA jam beker mengacaukan mimpi seorang wanita yang nyaris saja bisa berpelukan dengan sang idola, Zayn Malik. Mimpinya buyar oleh suara nyaring yang memaksanya bangun dari bunga tidur. Tidur kali ini terasa jauh lebih nyenyak, bahkan jika setelahnya sekujur tubuhnya diserang rasa pegal karena tidur di lantai. Dia sendiri tidak ingat kenapa bisa berakhir tidur di lantai. Kali terakhir dia terbangun di atas lantai adalah malam-malam pertama di asrama universitas. Kiranya kebiasaan tersebut sudah hilang, ternyata memang masih ada di tempatnya. “Astaga, jam berapa ini?” Lengannya menggapai-gapai nakas, mencari ponsel atau jika bisa mematikan alarm. Suara deringan jam beker yang sangat dibencinya memaksa untuk bangkit dan terduduk di tepi ranjang, mematikan alarm dan mengecek ponsel. Sial

