Mario tak tinggal diam, ia ikutan keluar dari mobil dan mengejar Agatha yang sudah keluar duluan. Tangannya meraih tangan Agatha yang menggantung di sisi tubuhnya. "Yang, jangan marah dulu," ucap Mario sembari menarik tangan Agatha hingga membuat si empunya tangan ikutan membalikan badannya. Agatha tentu tak tinggal diam, ia menyentak kasar tangannya yang ada digenggaman Mario. "Omongan cowok emang gak pernah bisa dipegang, termasuk lo." "Gue bisa jelasin," ucap Mario. "Lo bisa gak sih Yo, gak bohong sama gue. Katanya lo gak temenan lagi sama temen-temen gak jelas lo, tapi apa?!" "Yang, lo santai dulu oke?" ucap Mario sembari memegang kedua bahu Agatha. Sekali lagi Agatha menepisnya. "Santai apanya, gue lagi emosi!" Mario menggaruk belakang kepalanya. "Lo baca chat dari kak Dipta?"

