"Jangan mikir macem-macem oke?" ucap Mario begitu mobilnya telah sampai dipekarangan rumah Agatha. "Gak macem-macem gimana, daritadi lo kira gue mikir apa?" ucap Agatha sewot. Mario terkekeh. "Gue kan udah jinak sama elo." "Pokoknya ntar kalo mau ngomong sama gue harus ada jarak 5 meter," ucap Agatha asal. "Jauh amat, kalo mau meluk gimana?" tanya Mario sembari menaik turunkan alisnya. "Ish, pikiran lo gak bisa bener apa ya," decak Agatha kesal. "Lo sih bikin gue gemes pengen peluk." "Gila lo!" Mario terkekeh lebar. "Bukain kunci pintunya," ucap Agatha pada Mario. "Loh, gak nawarin masuk dulu?" "Gak! Enak aja!" "Mau ketemu camer sama kakak ipar," ucap Mario. "Yo, bukain ih," keluh Agatha. "Cium dulu deh kalo gitu," ucap Mario sembari menunjuk sebelah pipinya. "Cium sini sama

