Kemana Mario

1163 Kata

"Ku hanya diam ..... menggenggam menahan ... Segala kerinduan .... Memanggil namamu di setiap malam ..." Agatha menghela napas, kalau jam kosong begini sudah dapat dipastikan kelasnya bakal jadi dapur rekaman dadakan. Dimana drumnya itu meja, gitarnya itu sapu dan microfonnya itu penghapus. Dari tadi Agatha jengah pada sikap Sandi yang kelewat petakilan. Orang lain nyanyi, dia joget-joget gak jelas di depan kelas. Dan lagi, dengan jahilnya ia menarik-narik tangan orang yang lewat di depannya untuk ikut joget bersamanya. Sekali lagi Agatha menggelengkan kepalanya. Line! Kebetulan ia tengah memegang handphonenya, jadi ia bisa langsung mengecek line yang masuk. Mario Sayang Dari user namenya saja Agatha udah tahu siapa dia, udah pasti si menyebalkan Mario. Tapi tunggu dulu deh, seper

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN