“ayah?” Anak kecil berusia sembilan tahun itu berlari pada ayahnya sambil membawa papan puzzle dan beberapa kepingannya. “ayah mau bantu aku selesain puzzle? Ini . susah banget” ujar anak itu sedikit merengek, ayahnya terkekeh lalu menyimpan laptopnya dan mendekati anaknya duduk dilantai. “sini biar ayah lihat sudah sampai mana” anak itu memberikan papan puzzel-nya, “oke, ayo selesaikan sama-sama” Cakra tersenyum melihat anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik. Anaknya semakin pintar, ia sering mendengar dari istrinya bahwa Ezra mulai suka menggambar seperti ayahnya jadi ia belikan anaknya itu peralatan menggambar untuk mengembangkan bakat anaknya ini. Cakra menengok ke seisi rumah, “Ezra, mama kamu di mana?” Ezra mendongak pada ayahnya, “aku lihat mama pergi ke ruang baca”
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


